RSS2.0

Jumat, 14 November 2008

Google Maps for Mobile, Navigasi tanpa Ponsel GPS


Saat ini telah beredar berbagai jenis ponsel yang mendukung GPS. Masing-masing ponsel memiliki dukungan peta yang beragam. Ada yang hanya mendukung kota-kota besar, dan ada yang dapat digunakan sampai ke pedesaan.

Sayangnya rata-rata ponsel yang memiliki dukungan GPS masih relatif mahal. Namun jangan kuatir. Kita yang tidak punya ponsel GPS bisa menggunakan Google Maps for Mobile.

Google Maps (http://m.google.com/maps) merupakan aplikasi gratisan dari Google yang membantu Anda menemukan suatu lokasi, termasuk penunjuk jalan, alamat dan nomor telepon. Dalam pengoperasiannya Anda memiliki dua opsi: peta standar dan citra satelit. Jika menggunakan modus peta, tampilan yang Anda dapatkan akan sama dengan melihat peta di atlas. Sedangkan bila mengaktifkan citra satelit, Anda akan mendapatkan tampilan riil permukaan bumi pada layar seperti menggunakan Google Earth di PC.

Pengenal Lokasi dan Penunjuk Arah

Selain berfungsi sebagai peta dengan dua modus tampilan, Google Maps menyertakan fitur My Location. Fitur ini memungkinkan Anda untuk menemukan lokasi Anda sendiri di peta.

Pada ponsel yang memiliki fitur GPS, pengenalan lokasi dapat dilakukan dengan sangat akurat, dengan koordinat. Sementara bagi ponsel yang tidak dilengkapi dengan GPS, keakuratan fitur ini berada dalam radius 1km. Informasi lokasi Anda didapat dari lokasi BTS yang Anda gunakan untuk mengakses Google Maps.

Berbekal kehebatan fitur My Location tadi, berbagai aplikasi lainpun dikembangkan. Dengan menggabungkan kemampuan My Location dengan mesin pencari lokal milik Google, Anda dapat menemukan tempat-tempat menarik yang berada di sekitar Anda. Jika ingin tahu lokasi café terdekat misalnya, dengan satu kali tekan tombol di ponsel Anda akan memperoleh daftar café yang berada di sekitar Anda beserta jam beroperasi dan nomor teleponnya.

Fitur lainnya yang bisa Anda peroleh ialah penunjuk arah. Berdasarkan informasi lokasi awal yang diperoleh dari fitur My Location, Anda bisa menentukan lokasi tujuan dan jalan yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut, yang akan diberikan secara otomatis.

Sayangnya, dalam percobaan yang dilakukan Sinyal, Google Maps gagal menemukan posisi penulis. Google menunjuk lokasi penulis berada di Bogor, padahal penulis sedang berada di Bali. Ini menyebabkan penunjuk arah tidak dapat bekerja dengan akurat. Namun, kondisi ini masih bisa dimaklumi mengingat fitur My Location masih dalam uji coba alias versi beta. Jika Anda juga mendapati Google Maps gagal mendeteksi lokasi Anda, supaya Anda tidak kesasar lagi dengan fitur My Location, tekan angka 0 pada pad untuk mematikan fitur ini.

Di beberapa kota besar di dunia, Anda bisa mendapatkan kemampuan Google Maps yang lebih hebat lagi. Dari aplikasi ini, Anda bisa mendapatkan jadwal bus dan subway, sekaligus bisa membantu menentukan tempat dan waktu transit yang diperlukan. Tak sampai di situ saja, Anda juga dapat memantau kepadatan lalu lintas berdasarkan warna merah, kuning atau hijau yang ditampilkan pada peta.

Warna hijau menandakan kendaraan dapat bergerak dengan kecepatan di atas 50 mph, warna kuning menandakan kepadatan lalu lintas memungkinkan berkendara dengan kecepatan 25 sampai 50 mph sementara kurang dari itu akan diwarnai dengan warna merah. Informasi ini didapat secara real time berdasarkan kondisi sebenarnya.

Persyaratan Sistem
Sebenarnya persyaratan untuk menjalankan Google Maps for Mobile tidaklah berat. Anda bisa menggunakan berbagai merk, jenis dan tipe ponsel yang mendukung Java, termasuk berbagai gadget dengan sistem operasi Windows Mobile, Palm, Symbian, ataupun Blackberry.

Yang membuat Google Maps for Mobile begitu “berat” ialah akses datanya. Google Maps membutuhkan akses internet real time secara terus menerus untuk mendapatkan informasi terkini yang ada di server, serta pengunduhan peta dan citra satelit untuk area-area yang Anda akses. Belum lagi jika Anda melakukan pencarian dari Google Maps. Akumulasi penggunaan data akan menjadi sangat besar.

Sinyal menyarankan Anda untuk menggunakan akses data unlimited atau setidaknya paket data saat menggunakan aplikasi ini jika tak ingin tagihan seluler Anda bulan depan meledak atau pulsa menjadi 0 dalam sesaat.

Instalasi
Meng-install Google Maps for Mobile di ponsel sangat mudah. Anda cukup mengunjungi http://m.google.com/maps dari ponsel dan menglik link untuk download. Saat muncul konfirmasi untuk pengunduhan, jawab dengan Yes. Usai mengunduh, Anda akan mendapat konfirmasi untuk proses instalasi. Jawab lagi dengan Yes. Tak lama kemudian, Google Maps akan terinstal di ponsel Anda.

Cara Pakai Google Maps
1. Setelah Google Maps ter-install, jalankan aplikasi tersebut. Caranya, masuklah ke menu Applications pada ponsel, lalu carilah aplikasi Google Maps yang menggunakan Icon bergambar kompas. Saat pertama kali menjalankan, Anda akan melihat Google Maps menanyakan apakah Anda memperbolehkan aplikasi tersebut untuk mengakses Internet atau tidak. Anda harus menjawab Yes pada pertanyaan ini agar Google Maps dapat berkomunikasi dengan server Google.

2. Sesaat kemudian fitur My Location akan bekerja dan Anda akan dibawa ke lokasi di mana Anda terdeteksi. Anda dapat menggunakan panah kiri, kanan, atas dan bawah untuk berpindah ke area yang tidak terlihat di layar. Proses ini akan membutuhkan beberapa saat karena Google Maps harus mengunduh gambar untuk area baru tersebut.

3. Untuk melihat gambar lebih detil, lakukan zoom dengan menekan angka 3 pada pad. Untuk kembali ke posisi zoom awal, tekan angka 1. Saat melakukan zoom lagi-lagi Anda harus menunggu beberapa saat untuk proses unduh gambar dari server.

4. Untuk menggunakan penunjuk arah, masuklah ke menu Directions. Tentukan lokasi awalnya pada bagian Start Point dan lokasi tujuan pada bagian End Point. Tak lama kemudian, Google Maps akan menunjukkan arah jalan untuk menuju tempat tujuan Anda.

5. Menemukan lokasi tertentu di Google Maps sangatlah mudah. Anda tinggal menekan menu Search dan memasukkan apa yang Anda cari. Anda boleh memasukkan nama tempat, nama jalan, tempat-tempat wisata, dan sebagainya. Setelah tempat favorit ditemukan, Anda dapat menyimpannya dengan menekan tombol * pada pad ponsel. Di jendela Favourites terdapat sembilan tempat yang bisa Anda gunakan untuk menyimpan lokasi favorit Anda. Di kemudian hari, untuk kembali ke lokasi favorit Anda, cukup aktifkan menu favorit, lalu pilih lokasi yang terdapat pada daftar.

6. Jika Anda ingin beralih dari mode citra satelit ke peta, tekan angka 2 pada pad ponsel. Selamat menjelajah dunia dengan Google Maps.


TIP: Seiring dengan berjalannya waktu dan akses yang Anda lakukan, ukuran aplikasi Google Maps akan semakin besar. Anda dapat membersihkan memori dengan mereset Google Maps. Caranya, masuklah ke menu Help > Reset Google Maps > Reset Google Maps.



Sumber: Sinyal

Rabu, 18 Juni 2008

File Berektensi .docx

Setelah saya mencoba googling2 akhirnya ketemu juga gimana carane membuka file berekstensi *.docx
waktu itu temen aku pernah tanya karena dia dapet file dri seorang rekan di luar negeri dan file tersebut berekstensi docx karena penasaran akhirnya aku cari juga konverter ato apa lah yg berhubungan dengan docx, karena aku takutnya itu adalah file virus yang sengaja disamarkan dgn ekstensi tsb akhirnya aku temuin pencerahan stelah ngubek2 di internet.
"DOCX adalah standar file untuk Microsoft Word 2007 yang menggunakan standar Office Open XML atau OOXML."
Office Open XML (commonly abbreviated as OOXML) is a file format specification for the storage of electronic documents such as memos, reports, books, spreadsheets, charts, presentations and word processing documents. The specification was developed by Microsoft for its Microsoft Office 2007 product suite and was standardized by Ecma International as Ecma 376 in December 2006.[1]
Wikipedia : Office Open XML
Penggunaan standar ini telah membuat repot banyak orang, karena sampai kini belum banyak aplikasi pengolah kata yang mengenalinya, termasuk Open Office 2.2. Microsoft sendiri telah mengeluarkan program converter yaitu Microsoft Office Compatibility Pack for Word, Excel, and PowerPoint 2007 File Formats. Anda dapat mendownloadnya di sini atopun disono.
Yowis silahkan dicoba semoga berhasil...

Jumat, 13 Juni 2008

OneCat, Mobil Bertenaga Angin Produksi Tata Motor


Mobil bertenaga angin produksi bareng Tata Motor dan perusahaan Prancis Motor Development International, akan dilansir di Prancis akhir 2008 mendatang. Mobil itu diberi nama OneCat.

Beberapa waktu lalu, okezone sempat memberitakan rencana memperkenalkan mobil tersebut tertunda dari rencana awal. Sejatinya mobil tersebut sudah masuk pasar India tahun ini.

Pabrik mobil asal India, Tata Motors, menggandeng gergasi asal Prancis, MDI, untuk membuat mobil berpolutan 0 persen tersebut. Selain hemat bensin, harganya juga cukup miring. Pasar mobil berharga murah semakin bergairah.

Harga bensin untuk pertama kalinya tembus USD100 pekan lalu. Bukan masalah. Tak lama lagi Anda bakal memiliki pilihan untuk berkendara hanya dengan mengandalkan tenaga angin: OneCat. Banderol mobil bertenaga udara terkompresi yang akan diluncurkan akhir tahun 2008 oleh kelompok usaha asal Prancis, Motor Development International (MDI), itu juga cukup miring, yakni £ 2.500 atau sekira Rp 44,6 juta.

Menurut Guy Negre, bos MDI sekaligus "penemu" mobil bertenaga angin itu, OneCat dirancang untuk mengangkut empat penumpang. Namun, kapasitas angkut yang lumayan itu tak lantas membuatnya bongsor. Dengan bahan dasar fiberglass khusus beratnya bisa disusutkan hingga menjadi 350 kg. Jauh lebih ringan dibanding kendaraan sejenis yang ada saat ini.

Tanpa menggunakan bahan bakar? Benar. Dapur pacu mobil ini digerakkan oleh udara bertekanan tinggi yang tersimpan dalam tangki karbon yang diletakkan di bagian chassis. Jika diisi penuh "Si Kucing" bisa merayapi jalanan hingga 800 km dengan kecepatan maksimal 100 km/jam. Menariknya lagi, pengisian "bahan bakar" hanya memerlukan waktu paling lama empat jam, jauh lebih cepat dibandingkan dengan kendaraan yang digerakkan oleh baterai.

Jangan dulu khawatir mobil ini tak bisa melaju kencang. Para pembuatnya telah menyiapkan sistem khusus untuk mendongkrak kinerja mesin. Untuk perjalanan jauh, demikian Negre, udara bertekanan yang menggerakkan piston dapat dibantu oleh berbagai bahan bakar cair. Pembakaran itu akan memanaskan udara sehingga tekanan yang dihasilkan pada piston menjadi lebih besar.

Jika digunakan di dalam kota--yang tak memerlukan kecepatan tinggi sehingga tidak diperlukan tambahan bahan bakar cair, maka pemakai OneCat bisa melakukan penghematan yang lumayan besar. "Para pembeli mobil ini adalah orang-orang yang memperhatikan lingkungan dan juga pandai berhemat," kata Negre.

Keberhasilan Negre meluncurkan OneCat adalah buah dari kerja keras selama lebih dari satu dekade. Para pengamat otomotif pun kini tak lagi memandangnya sebelah mata. Soalnya, ia telah mendapatkan investor besar asal India, yakni Tata Motors, yang akan memberikan sentuhan akhir terhadap mesin OneCat.

Kelak, Tata akan menjadi satu-satunya perusahaan yang mendapat lisensi untuk menjual mobil "angin" itu. Selain itu, produsen otomotif tersebut hanya diperkenankan melempar produknya di pasar India. Sementara, di belahan dunia lain, Negre berharap ada investor lokal yang mampu membangun pabriknya sendiri dan meracik OneCat dengan 80% komponen berasal dari material lokal.

Dengan konsep itu, Negre berharap bisa memangkas ongkos pengangkutan komponen dari satu negara ke negara lainnya. Seiring dengan itu, dia juga berharap dapat turut serta membantu mengurangi pembuangan emisi ke udara. Seperti diketahui, isu pengurangan polutan kendaraan beberapa tahun terakhir ini tengah berembus kencang di berbagai belahan dunia.

Bukan hanya dari sisi lingkungan, dengan sistem uniknya itu Negre juga berharap, tiap pabrik lokal bisa langsung menjual produknya sendiri sehingga bisa memangkas jalur distribusi. Dia menargetkan setelah peluncuran perdana, penjualannya secara global bisa mencapai angka 680 ribu unit per tahun.

Terry Spall, seorang pengamat otomotif, mengatakan bahwa memproduksi kendaraan bertenaga udara bertekanan tinggi merupakan eksperimen yang sangat berani. Faktor keselamatan dan kenyamanan akan menjadi persoalan yang banyak ditanyakan. "Namun, saya berharap proyek itu akan berhasil," katanya.

Kekhawatiran itu langsung ditepis oleh Negre. Menurutnya, jika terjadi benturan yang sangat keras, saat terjadi kecelakaan misalnya, maka tabung gas tidak akan meledak dan menghancurkan kendaraan. Tangki penyimpan udara itu tersebut hanya akan robek dan menimbulkan suara yang cukup nyaring. "Jadi, risikonya lebih pada keselamatan fungsi pendengaran," cetusnya.